Tampilkan postingan dengan label Renungan Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Hati. Tampilkan semua postingan

AKU DAN TUHAN

AKU : TUHAN, bolehkah aku bertanya sesuatu? TUHAN : Tentu. AKU: Tp janji, Engkau tdk marah. TUHAN : Ya, janji. AKU: Kenapa kau mengizinkan banyak ‘hal’ terjadi pdku di hari ini? TUHAN : Maksudnya? AKU : Aku bangun terlambat. TUHAN : Ya. AKU : Mobilku membutuhkan wkt yg lama utk menyala. TUHAN : Oke. AKU : Roti burger yg kupesan dibuat tdk seperti pesananku, sehingga aku malas memakannya. TUHAN : Hmmmm. AKU : Di jln pulang, hpku tiba2 mati saat aku berbicara mengenai bisnis besar. TUHAN : Benar. AKU : Dan pd akhir, saat aku sampai rumah, aku hanya ingin sedikit bersantai dgn mesin pijat refleksi yg baru aku beli. Tp itu tdk nyala! Tdk ada yg berjln benar pd hari ini. TUHAN : Biar Aku perjelas, ada malaikat kematian pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikatKu utk berperang melawannya supaya tdk ada yg hal buruk terjadi pdmu. Aku membiarkanmu tidur disaat itu. AKU : Oh, tapi.. TUHAN : Aku tdk membiarkan mobilmu menyala tepat wkt karna ada pengemudi yg mabuk lewat depan jln dan akan menabrakmu. AKU : (merunduk) TUHAN : Salah satu pembuat burgermu hari ini sedang sakit, Aku tdk ingin kamu tertular makanya Aku membuatnya salah bekerja. AKU : (malu) TUHAN : Hpmu Aku buat mati karna mereka sebenarnya penipu, Aku tdk mgkn membiarkan kamu tertipu. Dan lagipula akan mengacaukan kosentrasimu dlm mengemudi bila ada yg menghubungimu kalau hpmu menyala. AKU : (mata berkaca2) aku mengerti Tuhan.. TUHAN : Oh, soal mesin pijat refleksi, Aku tau kamu belum sempat membeli listrik, bila mesin itu dinyalakan maka itu mengambil banyak listrikmu, Aku yakin kamu tdk ingin berada dlm kegelapan. AKU : (menangis) Maafkan aku Tuhan. TUHAN : Tdk apa, tdk perlu meminta maaf. Belajarlah utk percaya Aku. RencanaKu pdmu lebih baik dari rencanamu sendiri. AKU : Aku akan percaya padamu. Dan biarkan Aku utk berterima kasih atas semuanya. TUHAN : Sama2. Aku akan selalu bersamamu, menjagamu…

3 HAL

Suatu kali, Semua penduduk desa berdoa memohon hujan. Pada hari semua orang berkumpul untuk berdoa hanya 1 anak laki2 membawa payung. ”ITULAH IMAN“. Teladan dr seorang bayi berusia 1 tahun. Ketika kamu melemparkanya keudara, dia tertawa karena dia tahu kamu akan menangkapnya. ”ITULAH KEPERCAYAAN“. Setiap malam kita tidur, Kita tidak yakin bahwa kita masih hidup esok hari, tapi kita masih mempunyai rencana untuk besok. ”ITULAH HARAPAN“.

Petak Umpet

Pada suatu saat Tuhan memberi tebakan kepada pada malaikat-malaikatnya, jika Aku mau bermain petak umpet dengan manusia. Apakah kalian tahu dimana tempat yang paling aman untuk bersembunyi ?Malaikat pertama menjawab, Di dalam laut terdalam ! jawab Tuhan, Manusia tetap dapat menemukanku, dengan akal pikirannya mereka dapat menciptakan kapal selam canggih yang dapat memetakan seluruh isi laut. Malaikat kedua menjawab, Di puncak gunung Himalaya !Lebih salah lagi ! Tuhan menjawab, Tanpa teknologi pun manusia dapat menjangkau tempat itu. Malaikat ketiga menjawab, Di bintang atau planet yang sangat jauh dari bumi ! Kalau ini sangat konyol Tuhan tersenyum, Tidak usah pergi-pergi jauh kesana pun, manusia sekarang sudah mampu mengintipnya dengan teropong ! Setelah beberapa lama tidak ada jawaban dari para malaikat-Nya, Tuhan pun membeberkan jawaban tebakan itu. Jika ingin tidak terlihat, Aku lebih suka bersembunyi di dalam hati manusia, karena akhir-akhir ini manusia mulai jarang memperhitungkan hatinya.. Tuhan lalu melanjutkan, Berbahagialah manusia yang bersih hatinya, karena mereka dapat melihat Aku..

Hidup bukanlah sebuah VCD PLAYER

Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk melakukan kegiatan lain. Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru, ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut. Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores. Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Walaupun dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang hancur tersebut, tetapi ia tetap gagal. Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut. Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata, “Papa, aku minta maaf tentang trukmu.” Kemudian, ia bertanya, “Tetapi kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?” Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri. Renungan : Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yang kau cintai. Truk dapat diperbaiki. Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak dapat diperbaiki. Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya, kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam. Orang dapat berbuat salah. Tetapi, tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya. Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan. Mengampuni dan melupakan, mengasihi satu dengan lainnya. Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan ada waktu untuk mencintainya Waktu tidak dapat kembali…. Hidup bukanlah sebuah VCD PLAYER, yang dapat di-Backward dan Forward…

Kekuatiran dan Kecemasan

Ada dua orang pelancong asal Swiss yang melakukan pendakian di sebuah gunung. Saat pulang, mereka terpaksa menumpang sebuah mobil rombeng. Jalannya tersendat-sendat karena mesin tuanya. Sepanjang jalan, pelancong pertama sibuk mencemaskan kondisi mobil. Ia terbekap rasa kuatir kalau mobil itu mogok di tengah jalan. Ia kuatir kalau bensinnya habis dan tidak ada pom bensin di sana. Sementara, pelancong kedua tampak santai-santai saja. Ia begitu menikmati pemandangan indah bukit-bukit di negeri cokelat itu. Bukit-bukit yang pucuknya dihiasi salju putih. Beberapa kali ia mengabadikan keindahan itu dengan kamera pocketnya. Setelah satu jam berlalu, akhirnya mobil uzur itu pun tiba di kota yang dituju. “Kok kamu sempat-sempatnya ambil gambar pemandangan itu? Apa kamu tidak cemas?,” tanya pelancong pertama. “Apa yang perlu dicemaskan. Seandainya ada masalah, pasti ada jalan keluarnya. Aku suka dengan perjalanan tadi,” kata pelancong kedua. Kisah tadi menolong kita untuk memahami bagaimana seringkali kekuatiranmembuat kita kehilangan banyak hal yang berharga. Lebih buruknya lagi, seringkali kekuatiran itu tidak terbukti separah yang kita kuatirkan atau malah tidak terbukti sama sekali. “Kekuatiran tidak akan menambah sejengkal pun panjang usia kita.”Banyak orang hidup dalam kekuatiran dan cemas mengenai apa yang belum terjadi. Orang sering takut dan tidak tahu apa yang ia takuti. Akhirnya, orang yang seperti ini tidak akan menikmati kehidupan. Kebahagiaan hidup hanya menjadi milik orang-orang yang mampu menikmatinya dengan penuh syukur. JAM KEHIDUPAN hanya sekali berputar.Ada menit yg harus dilalui dengan MANIS, ada pula menit yang harus dilalui dengan PAHIT. Jalanilah setiap DETIK dengan IMAN dan KASIH kepada "TUHAN" agar kita menjadi lebih BIJAKSANA dalam menjalani kehidupan ini.

Sebuah Pensil

Pembuat pensil meletakkan sebuah pensil di sampingnya, sebelum ia meletakkannya di dalam boks. "Ada 5 hal yang perlu kamu ketahui," Ia berkata pada pensil itu, "Sebelum aku mengirim-mu ke dunia. Ingatlah ini dan jangan pernah lupakan, dan kamu akan bisa menjadi pensil yang baik." "Satu: Kamu akan bisa melakukan banyak hal, tetapi hanya apabila kamu digenggam oleh pemilikmu." "Dua: Kamu akan mengalami peruncingan yang menyakitkan dari waktu ke waktu, tetapi kamu memerlukannya untuk menjadi pensil yang lebih baik." "Tiga: Kamu akan dapat membetulkan setiap kesalahan yang kamu buat." "Empat: Yang paling penting adalah kamu akan selalu menjadi apa yang ada di dalammu." "Dan lima: Di setiap permukaan kamu digunakan, kamu harus meninggalkan tandamu. Tidak peduli kondisi permukaan itu, kamu harus terus menulis." Pensil tersebut mengerti dan berjanji untuk mengingatnya, dan ia akhirnya diletakkan di boks dengan memiliki tujuan di hatinya Sekarang gantikan pensil itu dengan dirimu. Selalu ingat ini dan jangan pernah lupakan, dan kamu akan menjadi orang orang yang baik. Satu: Kamu akan bisa melakukan hal-hal besar, tetapi hanya jika kamu mengijinkan kamu digenggam oleh tangan Tuhan. Dua: Kamu akan mengalami asahan yang menyakitkan dari waktu ke waktu, dengan melalu berbagai masalah di hidup, tetapi kamu membutuhkannya untuk menjadi orang yang lebih baik. Tiga: Kamu akan dapat memperbaiki setiap kesalahan yang kamu buat. Empat: Yang paling penting adalah kamu akan selalu menjadi apa yang sudah ada dalam dirimu. Dan lima: Di setiap permukaan dimana kamu berjalan, kamu harus meninggalkan jejakmu. Tidak peduli apapun situasi yang kamu alami, kamu harus melanjutkan tugasmu. Biarkan perumpamaan tentang pensil ini membesarkan hatimu bahwa kamu adalah orang yang spesial dan hanya kamulah yang dapat menuntaskan tujuan kamu dilahirkan ke dunia. Jangan pernah ijinkan dirimu menjadi putus asa dan berpikir bahwa hidupmu tak berarti dan tidak dapat membuat sebuah perubahan.

Jari Kelingking yang Hilang

Di sebuah kerajaan yang sangat makmur, hiduplah seorang Raja yang pemberani dan penasehatnya yang bijaksana. Suatu hari sang raja dan penasehat berburu. Malangnya, terjadilah kecelakaan yang mengakibatkan jari kelingking sang raja terputus. Maka pulanglah rombongan ini dalam keadaan yang gundah. Setelah mengalami perawatan selama beberapa hari, sang Raja mulai pulih secara fisik, tetapi dia masih sangat malu untuk muncul di depan umum. Maka dipanggillah sang penasehat. Raja : "Penasehat, bagaimana menurut pendapatmu keadaanku yang tidak lengkap lagi ini?" Penasehat : "Tidak masalah, baginda. Itu baik-baik saja. Bersyukurlah bahwa hanya kelingking yang hilang" Mendengar ini marahlah raja kepada penasehat. Dia berdebat panas dengan sang penasehat yang akhirnya dipenjarakan karena dianggap menghina Raja. Diangkatlah seorang penasehat baru. Raja tidak bisa meninggalkan hobi berburunya. Setelah sembuh total, dia bersama penasehat barunya berburu kembali ke hutan yang lain. Tetapi kembali sebuah kemalangan menimpa rombongan ini. Sedang asyik-asyiknya mengejar kijang buruan, maka tersesatlah raja dan penasehat di hutan tersebut. Mereka tertangkap oleh segerombolan suku liar di hutan itu, dan segera diikat untuk dikorbankan kepada dewa suku itu. Upacara sudah disiapkan. Kuali raksasa diisi air dan sudah dipanaskan. Kedua tawanan dibawa siap untuk disembelih dan dimasak. Tiba-tiba sang dukun berteriak, bahwa si Raja tidak boleh ikut disembelih karena cacat di kelingkingnya. Korban harus sempurna tidak boleh cacat. Maka raja itu dibuang ke hutan, dan setelah 3 hari bertemu pasukan pencari yang sudah berhari-hari berkeliling mencari sang Raja. Raja pulang dengan keadaan letih, tetapi lega. Yang pertama dikunjunginya adalah sang penasehat yang berada di penjara. Penasehat itu dikeluarkan dari penjara dan Raja mengucapkan terima kasih. Raja membenarkan pendapat sang penasehat bahwa memang kita harus bersyukur. Penasehat yang kebingungan dengan perubahan hati sang raja bertanya ada apa. Dan Raja menerangkan semua peristiwa di hutan itu. Lalu sang penasehat juga langsung sujud di hadapan Raja. "Baginda saya juga berterima kasih karena baginda telah memenjarakan saya. Kalau saya tidak dipenjara saat ini, tentu saja saya yang sekarang sedang di masak oleh suku liar itu". "Siapa yang tahu Tuhan punya rencana yang lain untuk kita"

Selawat atas Rasulullah S.A.W dan hari Jum'at

Rasulullah S.A.W telah bersabda : "Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku. Berkata Jibril A.S. : "Wahai Rasulullah, barang siapa yg membaca selawat ke atasmu tiap2 hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar." Berkata pula Mikail A.S. : "Mereka yg berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu." Berkata pula Israfil A.S. : "Mereka yg berselawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah S.W.T dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah S.W.T mengampuni orang itu." Malaikat Izrail A.S pula berkata : "Bagi mereka yg berselawat ke atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dgn selembut2nya seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi." Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang berselawat ke atas Rasulullah S.A.W. “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jum’at, Maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah,…” [QS. Al-Jumu’ah : 9] “Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum’at dan dia bersuci sesuai dengan kemampuannya, lalu dia memakai minyak yang harum atau memakai parfum dari rumahnya, kemudian dia keluar (menuju masjid) dan dia tidak memisahkan antara dua orang, lalu dia sholat sesuai dengan apa yang Allah Ta’ala tentukan, kemudian dia diam jika imam (khatib) telah mulai berkhutbah; kecuali akan diampuni dosa-dosa yang dia lakukan antara Jum’at tersebut dengan Jum’at berikutnya.” [HR. Al-Bukhori] “Barangsiapa yang pada hari Jum’at mandi kemudian bergegas menuju masjid sambil berjalan kaki dan tidak menaiki kendaraan, lalu duduk mendekat kepada imam sembari mendengarkan khutbah dan tidak berbicara, maka setiap langkah yang dia ayunkan akan mendapatkan pahala seperti pahala puasa dan sholat selama setahun, dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” [HR. Ahmad dan Ashhabus Sunan, dan dishohihkan oleh Ibnu Khuzaimah.

Hikmah

"Tujuh golongan yg akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari tdk ada naungan kecuali naungan-Nya. 1. Pemimpin yg adil, 2. Pemuda yg sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya, 3. Orang yg hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid 4. Dua orang yg saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, 5. Seorang lelaki yg diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yg cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, 'Aku takut kepada Allah!', 6. Seorang yg memberi sedekah tetapi dia merahsiakannya seolah-olah tangan kanan tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kirinya dan 7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirkan air mata dr kedua matanya" (HR. Bukhari & Muslim) Posted by_Dudung

Berapa Lama Kita di Alam Kubur

Pada hari itu, awan sedikit mendung, namun diperkirakan tidak akan hujan. Seorang bocah kecil bernama Yani dengan kaki-kaki mungilnya, berlari-lari kecil sambil bergembira melihat pemandangan sekitar kawasan lampu merah Tanah Kusir - Jakarta Selatan. Baju merahnya yang kebesaran melambai lambai di tiup angin, saat ia menyebrangi jalan bersama ayahnya tercinta, menuju pemakaman umum Tanah Kusir. Ketika memasuki wilayah pemakaman umum tsb, Yani dan sang ayah berputar sejenak kekanan dan kemudian duduk di atas seonggok batu nisan bertuliskan “Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1905:20-01-1965.″ Kemudian Sang ayah berkata: “Nak, ini kuburan mama & nenekmu mari kita berdo’a untuk mereka...” Sesaat kemudian, Yani kecil dengan polosnya menatap wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yang mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Lantas, ia mendengarkan ayahnya berdo’a untuk mama & neneknya… yang kebetulan dimakamkan bersebelahan. Tak lama berselang setelah selesai doa Yani berujar kepada ayahnya: “Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya yah.” Lalu, Ayahnya mengangguk sembari tersenyum sembari memandang pusara Istri & Ibu-nya. “Hmm, berarti nenek sudah meninggal 36 tahun ya yah…” lanjut Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya mulai berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 36 tahun … “ Jawab Sang ayah. Yani memutar kepalanya, memandang, memperhatikan sekeliling pemakaman, hatinya berkata, banyak juga ya, kuburan di sana. Sejurus kemudian matanya tertuju pada sebuah kuburan yang terletak di samping kuburan neneknya, kuburan tua berlumut dengan batu nisan bertuliskan “Muhammad Zaini : 19-02-1882 : 30-01-1910.″ Ayah-ayah, serunya “Hmm.. kalau yang itu sudah meninggal 91 tahun yang lalu ya yah” jarinya menunjuk nisan di samping kubur neneknya. Sekali lagi, ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. “Memangnya kenapa nak?”, ujar sang ayah menatap teduh mata anaknya. “Hmmm, ayah kan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu dikubur dan bila kita banyak dosanya, kita akan disiksa dikubur & di neraka”, jelas Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. “Iya kan yah?” sambil matanya melirik ayahnya. Sang Ayahnya tersenyum, “Lalu?”, timpal ayah. “Iya .. kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 36 tahun dong yah di dalam kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 36 tahun nenek menunggu hari kiamat dengan senang di dalam kuburnya…. iya kan yah?” Ayahnya tersenyum, namun dibalik senyuman sang ayah, sekilas tampak keningnya berkerut, dan tampaknya ada kecemasan….. “Iya nak, kamu pintar,” jawab ayahnya pendek. Sepulang dari Pemakaman, ayah Yani tampak gelisah di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya … 36 tahun … hingga sekarang… kalau kiamat datang 100 tahun lagi ….atau 136 tahun lagi, kemudian disiksa di dalam kubur.. atau sebaliknya bahagia dikubur….??? Lalu ia menunduk … matanya mulai berkaca-kaca mengingat semua dosa & amal perbuatan yg tak sebanding… Kalau ia keburu meninggal.. Lalu masih banyak dosanya... Lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti ia akan disiksa 1000 tahun lamanya dialam kubur??? Innalillaahi wa inna ilaihi rooji’un... Subhanallah rintihnya dalam hati, tak terasa air matanya semakin deras menetes membasahi sajadahnya. Sanggupkah ia disiksa didalam kubur selama itu ????? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan .. kalau 2000 tahun lagi? atau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa dialam kubur ..??? Sementara tiada satu pun sanak famili yg masih hidup mengirimkan doa kepada kita, dan lalu setelah dikubur? Bukankah akan lebih parah lagi siksa yg didapat karna dosa-dosa yg belum sempat bertobat? Tahankah? Sanggupkah ia?? Nah bagaimana dengan kita yg disiksa di dalam kubur bertahun-tahun oleh malaikat karna dosa, kekhilafan & maksiat yg telah kita lakukan selama hidup didunia...???? bisakah kita membayangkan hal itu? Ya Allah … ia semakin menunduk .. tangannya terangkat ke atas.. bahunya naik turun bergetar tak teratur…. air matanya semakin deras membanjiri jenggotnya bak orang yg terguyur hujan….. Allahumma as aluka khusnul khootimah berulang kali di bacanya doa itu hingga suaranya serak … dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk si kecil Yani. Lantas... Dihampirinya anaknya Yani, bidadari kecil & buah hati satu-satunya setelah ia ditinggal mati oleh istrinya... Yani yang tertidur diatas dipan bale bambu… dibetulkannya selimutnya. Yani terus tertidur … tanpa tahu, betapa sang Ayah sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya .. menyadarkan ia akan arti sebuah kehidupan… dan apa yang PASTI akan datang di depannya…

3 Sahabat Istimewa

Ubaid bin Umair : Ada seseorang yang memiliki 3 teman istimewa. Sebagian dianggap lebih istimewa daripada yang lainnya. Pada suatu hari ia ia tertimpa suatu masalah, maka ia pun mendatangi teman pertamanya yang dianggap paling istimewa lalu berkata, “Wahai teman, saya sedang menghadapi masalah. Aku ingin kamu mau membantuku. Teman pertama itu pun menjawab : “ Maaf, aku tidak bisa membantumu.” Ia pun beranjak pergi menuju ke teman kedua yang dianggap lebih istimewa setelah teman pertamanya, lalu ia berkata, "Wahai teman, saya sedang menghadapi masalah. Aku ingin kamu sudi membantuku.” Teman keduanya menjawab, Baiklah, aku akan mengantarkanmu sampai ke tempat tujuan, tetapi setelah itu aku akan pulang meninggalkanmu.” Orang itupun pergi ke teman ketiga yang dianggap lebih istimewa setelah teman keduanya, lalu ia berkata, “Wahai teman, saya sedang menghadapi masalah. Aku berharap kamu bisa membantuku.” Teman ketiganya menjawab, “ Baiklah, aku akan menemanimu ke manapun engkau pergi, dan aku akan ikut masuk kemanapun engkau masuk.” 1. Teman pertama adalah perumpamaan bagi harta yang dimiliki seseorang yang sama sekali tidak mengikutinya saat ia meninggal dunia. 2. Teman kedua adalah keluarga dan kerabatnya, yang hanya mengantarkan sampai ke kuburnya lalu pulang meninggalkannya. 3. Sedangkan teman ketiga adalah Amal-amalnya yang akan selalu menyertainya kemanapun ia pergi dan kemanapaun ia masuk.

Dialog Malaikat , Manusia , dan Setan

Kebenaran dan kesesatan selalu ada didalam pemikiran kita. Kearah mana kita menuju, kembalikan kepada, kebijaksaan tertinggi yang juga selalu ada didalam diri kita Seorang pemuda soleh , entah mengapa akhir-akhir ini , ia begitu tak bergairah dan rindu lagi untuk menunaikan kewajiban ibadahnya . Dimana biasanya ia begitu menanti - nanti waktu bermesraan dengan penciptaNya . Datanglah malaikat yang menegur : Hai, manusia soleh , mengapa kini engkau meninggalkan kewajiban - kewajibanmu ? Apapun persoalan hidup , seharusnya engkau lebih selalu menghadapinya dengan penuh keyakinan didalam Nama Tuhanmu yang pasti akan membantu ! Walaupun sedikit terkejut , pemuda ini , tetap tanpa bergairah menanggapi : Lagi bete ! Selama ini juga sudah taat dan yakin , hasilnya , hidupku tetap begini . Apa yang diinginkan selalu tidak terwujud . Aku lagi malas sekarang ! Tiba-tiba datanglah setan memanfaatkan kesempatan untuk mengompori : Hai , malaikat , kamu usil saja ! Orang lagi bete ya maklumi dong, biar istirahat dulu , kan tak apa-apa . Jangan maksalah! . Lagian rajin ibadah juga , hidupnya susah dan penuh masalah tuh ! Malaikat : Hai Pemuda , tuh provokatornya datang . Jangan mudah terpengaruh ! Cobalah intropeksi dulu , mengapa sampai hari ini hidupmu tidak berubah atau Tuhan sedang menguji ketulusanmu . Tapi percayalah , Tuhan pasti akan memberikan imbalan pada bila waktunya . Yang diperlukan hanyalah kesabaran ! Manusia : Selama ini aku sudah bersabar dan bersabar . Ibadah yang kulakukan juga penuh ketulusan , semata-mata karenaNya . Tapi tetap tidak berubah juga hidup . Apa yang harus kupercaya lagi . Malah banyak teman - temanku yang tidak rajin beribadah , bisa hidup dengan nyaman dan tak masalah ! Setan : Tuh, malaikat , kamu dengar sendiri kan ? Sudah rajin ibadah hidupnya didunia saja sudah susah , apalagi kalau sudah mati nanti di alam baka! Kalau begitu lebih baik tak usah ibadah , pasti hidupmu lebih baik ! Enjoy saja nikmati hidup kayak saya ! Malaikat : Dasar setan , soal beginian paling jago . Namanya ibadah adalah kewajiban , jadi tidak ada alasan untuk meninggalkannya . Karena bila ditinggalkan , sungguhlah berdosa sahabatku . Takutlah akan hal ini ! Setan tak sabar menimpali sebelum manusia sempat berkata-kata : Hahaha . . . Dasar malaikat , paling jago soal beginian , maklum , kan tim suksesnya Tuhan . Hai manusia , kalau mau dosa atau salah , jangan takut ! Kalau manusia tidak taat beribadah , jangan salahkan manusianya dong , yang salah itu seharusnya Tuhan yang telah menciptakan manusia . Nah, kala manusianya tidak benar , itu tanggung jawab yang menciptakan dong. Yaitu , Tuhanmu itu ! Benar, kan?! Manusia mengangguk - angguk sambil tersenyum . Sepertinya mulai terpengaruh . Dalam pikiran timbul pemikiran : Iya juga ya?! Malaikat : Sadar dan sadarlah sahabatku . Inilah senjata yang seringkali dijadikan setan untuk membunuh hati nurani manusia supaya menyalahkan Tuhan dan menjauhiNya . Berhati-hatilah dan segera bangkitkan kesadaran dan buka nurani untuk menghadapi propaganda setan dan teman-temannya , sahabatku ! Antara kebaikan/malaikat dan kejahatan / setan sebenarnya ada didalam diri kita sendiri yang tiada henti berperang sepanjang hidup . Peperangan yang akan berakhir ketika kematian menjemput . Hanya ketika kesadaran dalam keinsyafan nuranilah, kita dapat lolos jebakan setan - setan . Mau jadi setan atau malaikat semua kembali kepada kejernihan pikiran kita . Selamanya percaya kepada Tuhan atau akhirnya kita menyalahkan Tuhan inilah pertarungan hidup kita . Semoga dengan kesadaran tertinggi yang kita miliki pada akhirnya kita akan menjadi pemenang .

Profesi, Pencuri dan Ketakwaan

Ada seorang pemuda yg bertakwa, tetapi dia sangat lugu. Suatu kali dia belajar pd seorang syaikh. Setelah lama menuntut ilmu,sang syaikh menasihati dia & teman2nya,“Kalian tdk boleh menjadi beban org lain. Sesungguhnya, seorang alim yg menadahkan tangannya kpd orang2 berharta, tak ada kebaikan dlm dirinya. Pergilah kalian semua & bekerjalah dgn pekerjaan ayah kalian masing2. Sertakanlah selalu ketakwaan kpd Allah dlm menjalankan pekerjaan tsb.” Maka,pergilah pemuda tadi menemui ibunya seraya bertanya, “Ibu, apakah pekerjaan yg dulu dikerjakan ayahku?” Sambil bergetar ibunya menjawab, “Ayahmu sudah meninggal. Apa urusanmu dgn pekerjaan ayahmu?” Si pemuda ini terus memaksa agar diberitahu,tetapi si ibu selalu mengelak. Namun,akhirnya si ibu terpaksa angkat bicara juga,dgn nada jengkel dia berkata,“Ayahmu itu dulu seorang pencuri!”Pemuda itu berkata, “Guruku memerintahkan kami -murid2nya- utk bekerja seperti pekerjaan ayahnya & dgn ketakwaan kpd Allah dlm menjalankan pekerjaan tsb.” Ibunya menyela, “Hai, apakah dlm pekerjaan mencuri itu ada ketakwaan?” Kemudian anaknya yg begitu polos menjawab, “Ya,begitu kata guruku.” Lalu dia pergi bertanya kpd orang2 &belajar bagaimana para pencuri itu melakukan aksinya. Sekarang dia mengetahui teknik mencuri. Inilah saatnya beraksi. Dia menyiapkan alat2 mencuri, kemudian shalat Isya’ &menunggu sampai semua orang tidur. Sekarang dia keluar rumah utk menjalankan profesi ayahnya,seperti perintah sang guru (syaikh). Dimulailah dgn rumah tetangganya. Saat hendak masuk ke dlm rumah dia ingat pesan syaikhnya agar selalu bertakwa. Padahal mengganggu tetangga tidaklah termasuk takwa. Akhirnya, rumah tetangga itu di tinggalkannya. Ia lalu melewati rumah lain, dia berbisik pd dirinya, “Ini rumah anak yatim, & Allah memperingatkan agar kita tidak memakan harta anak yatim.” Dia terus berjalan &akhirnya tiba di rumah seorang pedagang kaya yg tidak ada penjaganya. Orang2 sudah tahu bahwa pedagang ini memiliki harta yg melebihi kebutuhannya. “Ha, di sini,” gumamnya. Pemuda tadi memulai aksinya. Dia berusaha membuka pintu dgn kunci2 yg disiapkannya. Setelah berhasil masuk, rumah itu ternyata besar &banyak kamarnya. Dia berkeliling di dlm rumah,sampai menemukan tempat penyimpanan harta. Dia membuka sebuah kotak,didapatinya emas,perak &uang tunai dlm jumlah yg banyak. Dia tergoda untuk mengambilnya. Lalu dia berkata, “Eh, jangan, syaikhku berpesan agar aku selalu bertakwa. Barangkali pedagang ini belum mengeluarkan zakat hartanya. Kalau begitu, sebaiknya aku keluarkan zakatnya terlebih dahulu.” Dia mengambil buku-buku catatan di situ &menghidupkan lentera kecil yg dibawanya. Sambil membuka lembaran buku2 itu dia menghitung. Dia memang pandai berhitung & berpengalaman dlm pembukuan. Dia hitung semua harta yg ada & memperkirakan berapa zakatnya. Kemudian dia pisahkan harta yg akan dizakatkan. Dia masih terus menghitung & menghabiskan waktu berjam2. Saat menoleh,dia lihat fajar telah menyingsing. Dia berbicara sendiri, “Ingat takwa kepada Allah! Kau harus melaksanakan shalat dulu!” Kemudian dia keluar menuju ruang tengah rumah, lalu berwudhu di bak air utk selanjutnya melakukan shalat sunnah. Tiba2 tuan rumah itu terbangun. Dilihatnya dgn penuh keheranan, ada lentera kecil yg menyala. Dia lihat pula kotak hartanya dalam keadaan terbuka &ada orang sedang melakukan shalat. Isterinya bertanya, “Apa ini?” Dijawab suaminya, “Demi Allah, aku juga tidak tahu.” Lalu dia menghampiri pencuri itu, “Kurang ajar, siapa kau &ada apa ini?” Si pencuri berkata, “Shalat dulu, baru bicara. Ayo, pergilah berwudhu, lalu shalat bersama. Tuan rumahlah yg berhak jadi imam.”Karena khawatir pencuri itu membawa senjata si tuan rumah menuruti kehendaknya. Tetapi –wallahu a’lam- bagaimana dia bisa shalat. Selesai shalat dia bertanya, “Sekarang, coba ceritakan, siapa kau dan apa urusanmu?” Dia menjawab, “Saya ini pencuri.” “Lalu apa yg kau perbuat dengan buku2 catatanku itu?”, tanya tuan rumah lagi. Si pencuri menjawab, “Aku menghitung zakat yg belum kau keluarkan selama enam tahun. Sekarang aku sudah menghitungnya & juga sudah aku pisahkan agar kau dapat memberikannya pd orang yg berhak.” Hampir saja tuan rumah itu dibuat gila karena terlalu keheranan. Lalu dia berkata, “Hai, ada apa denganmu sebenarnya. Apa kau ini gila?” Mulailah si pencuri itu bercerita dari awal. Dan setelah tuan rumah itu mendengar ceritanya &mengetahui ketepatan,serta kepandaiannya dlm menghitung, juga kejujuran kata2nya, juga mengetahui manfaat zakat,dia pergi menemui isterinya. Mereka berdua dikaruniai seorang puteri. Setelah keduanya berbicara,tuan rumah itu kembali menemui si pencuri, kemudian berkata,“Bagaimana sekiranya kalau kau aku nikahkan dgn puteriku. Aku akan angkat engkau menjadi sekretaris & juru hitungku. Kau boleh tinggal bersama ibumu di rumah ini. Kau kujadikan mitra bisnisku.”Ia menjawab, “Aku setuju.”Di pagi hari itu pula sang tuan rumah memanggil para saksi utk acara akad nikah puterinya. "Kadang apa yg terlihat dgn mata tidak seperti apa yg dilihat dgn hati, semuanya mempunyai alasan sendiri. Kekuatan hati lebih kuat daripada kekuatan pikiran" Posted by_Kembang Anggrek2

POHON, DAUN DAN ANGIN

POHON Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali... Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya. .. Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy.. Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja. AKU menyukainya. .sangat menyukainya. . Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandirian nya..kepandaiann ya dan kekuatannya. Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena... AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku... AKU takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang... AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya. .. AKU merasa dia adalah "sahabatku". .. AKU akan memilikinya tiada batasnya...tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia... Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini... Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun... Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya... Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."lanjutkan saja" katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak..dan merah... AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis... buat AKU tertawa...bercanda dengannya seharian di ruang itu... Di sudut ruang itu dia menangis...dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal.. . Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana.... Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. .. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin... Tapi AKU masih tetap bersama pacarku... AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget... AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku... Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya.. . AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia... AKU juga sedih... Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi... Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya... Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku... AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku... Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang... AKU tau pria itu...dia sering mengejarnya selama ini...Pria yang baik, penuh energi dan menarik... AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya... Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya.. . Seperti ada batu yang sangat berat didadaku...AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apadaya... Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya... Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya. .. Handphoneku bergetar...ternyata ada SMS masuk...SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis... SMS itu berbunyi,"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?" DAUN AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan. Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya... AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya - CEMBURU... Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan... Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi... AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya? Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih... Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa... AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan... Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman? Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati...AKU tau kesukaannya. ..kebiasaannya. .. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui... Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ? Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya. ..memberinya perhatian... menemani. ..dan mencintainya. .. Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku. .. Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam...mengharapkan mengirimku SMS... AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku... Karena itu, AKU menunggunya. .. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah...Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu... Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini... Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku.. .setiap hari dia mengejarku tanpa lelah... Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku... AKU berpikir...apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ?!.. Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon... Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku... AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik... Akhirnya AKU meninggalkan Pohon...tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal... AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku... "DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?" ANGIN AKU menyukai seorang gadis bernama Daun... karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat... Angin akan meniup Daun terbang jauh... Pertama kalinya..AKU melihat seseorang memperhatikan kami... Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon... Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya... Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya... Memperhatikannya menjadi kebiasaanku. ..seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari saja tak kulihat dia...AKU merasa sangat kehilangan.. . Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun... Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi... Esoknya...Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon... AKU melangkah dan tersenyum padanya...Kuambil secarik kertas..kutulis dan kuberikan padanya... Dia sangat kaget... Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku... Esoknya...dia datang...menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu... Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon. AKU melihat kearahnya... kuhampiri dengan kata2 itu... Sangat pelan...dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telp ku... AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU...tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku.. . Selama 4 bln, AKU tlah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya... Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan. ..tapi AKU tidak menyerah... Keputusanku bulat....AKU ingin memilikinya. ..dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.... Aku bertanya," apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas? Mengapa kau selalu membisu?" Dia berkata, "AKU menengadahkan kepalaku"... "Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar... "Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak... Kuletakkan telephone... ...melompat. ...berlari seribu langkah...ke rumahnya... Dia membuka pintu bagiku...Ku peluk erat-erat tubuhnya... "DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?" Hikmah : JIKA KAU MENGINGINKAN CINTA DARI SESEORANG... TUNJUKKAN CINTAMU !!!! CINTA TIDAK MEMBUTUHKAN KERAGUAN...TUNJUKKAN SAJA !!!!

Kekayaan, Kesuksesan dan Kasih Sayang

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumnya yang khas: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut".

Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?"

Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar".
"Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali", kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini".

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir bersamaan.

"Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seseorang pria itu berkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-Sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu."

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. "Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan."

Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita."

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang."

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. "Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita."

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. "Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."

Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho.. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.

"Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?"

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. "Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun Kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini."

2 dan 1 hati

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan
apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana,
cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai
perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu
objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai
itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Rahsia Di Sebalik Sembahyang Lima Waktu

Ali bin Abi Talib r.a. berkata: "Sewaktu Rasulullah S.A.W. duduk bersama para sahabat muhajirin dan ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi lalu berkata: `Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S. yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.'
Lalu Rasulullah S.A.W. bersabda: `Silakan bertanya.' Berkata orang Yahudi: `Sila terangkan kepada kami tentang sembahyang lima waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.'

Sabda Rasulullah S.A.W.: `Sembahyang Zuhur jika tergelincir matahari maka bertasbihlah segala sesuatu kepada tuhannya, sembahyang Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam A.S. memakan buah khuldi. Sembahyang maghrib itu adalah saat Allah S.W.T. menerima taubat Nabi Adam A.S., maka setiap mukmin yang bersembahyang Maghrib dengan ikhlas kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya. Sembahyang Isya' itu ialah sembahyang yang telah dikerjakan oleh para Rasul sebelumku, sembahyang Subuh adalah sebelum terbit matahari. Ini kerana apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya tiap orang kafir.'
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan daripada Rasulullah S.A.W. maka mereka berkata: `Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan didapati oleh orang yang sembahyang?'

Rasulullah S.A.W. bersabda: `Jagalah waktu-waktu sembahyang terutamanya sembahyang yang pertengahan, sembahyang Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahannam. Orang mukmin yang mengerjakan sembahyang pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya wap api neraka Jahannam pada hari Kiamat.'
Sabda Rasulullah S.A.W. lagi: `Manakala sembahyang Asar, adalah saat di mana Nabi Adam A.S. memakan buah khuldi. Orang mukmin yang mengerjakan sembahyang Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir.'

Setelah itu Rasulullah S.A.W. membaca ayat yang bermaksud: `Jagalah waktu-waktu sembahyang terutama sekali sembahyang yang pertengahan, sembahyang Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam A.S. diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan sembahyang Maghrib kemudian dia meminta sesuatu dari Allah maka Allah akan perkenankan.'

Sabda Rasulullah S.A.W.: `Sembahyang Isya' (atamah). Katakanlah kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan sembahyyang Isya' berjamaah Allah S.W.T. haramkan dari terkena nyalanya api neraka, dan diberinya cahaya untuk menyeberangi titi Sirath.'
Sabda Rasulullah S.A.W. seterusnya: `Sembahyang Subuh pula, seorang mukmin yang mengerjakan sembahyang Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberi oleh Allah S.W.T. dua kebebasan iaitu :-
Dibebaskan daripada api neraka.
Dibebaskan daripada nifaq.' 

Setelah orang-orang Yahudi itu mendengar penjelasan daripada Rasulullah S.A.W. maka mereka berkata: `Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai Muhammad (S.A.W.). Kini katakan pula kepada kami semua kenapakah Allah S.W.T. mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?'
Sabda Rasulullah S.A.W.: `Ketika Nabi Adam memakan buah pohon yang dilarang, lalu makanan itu tersangkut pada perut Nabi Adam A.S. selama 30 hari. Kemudian Allah S.W.T. mewajibkan ke atas keturunan Adam A.S. berlapar selama 30 hari, sementara izin makan di waktu malam itu adalah sebagai kurnia Allah S.W.T. kepada makhlukNya.' 

Kata orang Yahudi: `Wahai Muhammad, memang benarlah apa yang kamu katakan itu. Kini terangkan pula kepada kami ganjaran pahala yang diperolehi daripada puasa itu.'
Sabda Rasulullah S.A.W.: `Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T. dia akan diberi oleh Allah tujuh perkara :-
Akan dicairkan daging haram yang tumbuh dari badannya (daging yang tumbuh dengan makanan yang haram).

Rahmat Allah sentiasa dekat dengannya.
Diberi oleh Allah sebaik-baik amal.
Dijauhkan daripada merasa lapar dan haus.
Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang sangat mengerikan).
Diberi cahaya oleh Allah S.W.T. pada hari Kiamat untuk menyeberangi titian Sirath.
Allah S.W.T. akan memberinya kemuliaan di Syurga.'
Kata orang Yahudi: `Benarlah apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakanlah kepada kami kelebihanmu antara semua para Nabi.' 

Sabda Rasulullah S.A.W.: `Seorang Nabi menggunakan doa mustajabnya untuk membinasakan umatnya. Tetapi saya tetap menyimpan doa saya (untuk saya gunakan memberi syafaat pada umat saya di hari Kiamat).'
Kata orang Yahudi: `Benarlah apa yang kamu katakan itu Muhammad. Kini kami mengakui dengan ucapan Asyhadu Anlla ilaha illallah, wa asyhaduan namuhammadur Rasulullah (Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah).'"

Maha Mengetahui, Maha Mengasihi dan Maha Penolong

“Bersabar bukan hanya sekedar kerelaan menunggu atas tertundanya suatu keinginan, bukan hanya sekedar kemampuan menerima setiap masalah dengan lapang dada. Lebih dari itu, bagi seorang muslim bersabar adalah manifestasi kepercayaan akan keberadaan Rabb-nya, bentuk nyata prasangka baiknya kepada Sang Khalik yang Maha Mengetahui, Maha Mengasihi dan Maha Penolong. Bersabar juga adalah wujud keyakinan yang muncul dari lubuk hati akan segala nikmat dan karunia yang diberikan Allah dan bentuk kemampuan untuk mempergunakannya dengan optimal.

Seorang muslim yang bersabar akan selalu memandang jauh ke depan dengan penuh optimisme. Bersabar berarti mampu memandang dengan sisi yang berbeda setiap kendala. Ketika merasakan betapa sulitnya menggapai suatu usaha, aku yakin bahwa setiap tetesan peluh kita menyimpan makna. Ketika merasakan sesaknya himpitan masalah, kita akan melihat pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kesulitan-kesulitan yang menerpa kita dan menjadikannya sebagai tonggak meraih harapan-harapan dalam hidup kita. Jika kita merasa belum mendapatkan keinginan kita, maka kita akan semakin rajin menempa diri, memperbaiki diri, mengkoreksi diri mencari sebab mengapa do’a do’a kita belum juga dikabulkan.”

~

“Sesungguhnya tak pernah sang kekasih mencari tanpa dicari oleh kekasihnya Apabila kilat cinta t’lah menyambar hati ini Ketahuilah bahwa ada cinta dalam hati yang lain.”

“Apabila cinta Allah bertambah besar di dalam hatimu pastilah Allah menaruh cinta atasmu. Tak ada bunyi tepuk tangan hanya dengan satu tangan.”

“Kebijaksanaan Ilahi adalah takdir dan ketetapan yang membuat kita cinta satu dengan yang lain Sampai akhir hingga dunia akan terpelihara oleh kesatuan kita.”

kalimat-kalimat di atas oleh : Elik Susanti, pengirim artikel di Eramuslim dengan judul artikel : Kutemukan Belahan Jiwaku

***

“Ingati bila Sunyi, Rindui bila Jauh, Fahami bila Keliru, Nasehati bila Lalai dan Maafkan bila Terluka. Alangkah Indahnya ukhuwah bila sgalanya karena Allah SWT”

Sebelum kamu mengeluh

1.Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2.Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. 

3.Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
 
4.Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5.Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

6.sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu hari ini , pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

7.Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8.Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9.Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10.Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11.Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

12.Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup!

"Monyet" kita

Tentang teknik berburu monyet dihutan-hutan Afrika, caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun. Maklum, ordernya memang begitu. Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika. Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma. Tujuannya,agar mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.
Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tinggal meringkus monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan.

Kok, bisa? Tentu kita sudah tahu jawabnya. Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples.

Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat.

Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !
Mungkin kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu. Tapi, tanpa sadar sebenamya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri.
Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu. Kita mengenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang. Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf..

Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada. Kita tak pernah bisa melepasnya. Bahkan, kita bertindak begitu bodoh, membawa “toples-toples” itu ke mana pun kita pergi. Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar, kita sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang akut.

Teman, sebenarnya monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka genggaman tangannya. Dan, kita pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur kita mau melepas semua “rasa tidak enak” terhadap siapapun yang berinteraksi dengan kita. Dengan begitu kita akan mendapati hari esok begitu cerah dan menghadapinya dengan senyum. Dan, kita pun tahu surga itu hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang hatinya betul-betul bersih. Jadi, kenapa tetap kita genggam juga perasan tidak enak itu?


Sumber : Fokus Oha